Minggu, 06 Oktober 2013

Do’a Seorang Muslim Pasti Terkabul | kisah keajaiban doa

Do’a Seorang Muslim Pasti Terkabul. Judul yang ditulis di atas tidak sembarangan, ini sesuai dengan janji Allah swt, dalam al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 186 Allah berfirman: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, jawablah bahwa Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka memenuhi segala perintah-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS Al-Baqarah: 186). Yakinilah terlebih dahulu akan keajaiban do’a seorang muslim, pasti terkabul.

Memahami bagaimana do’a orang yang meminta itu dikabul, mari terlebih dahulu kita simak kisah singkat seorang ahli hadits termasyhur bernama Imam Bukhori. Beliau memiliki nama lengkap Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Bardizbah Al-Ju’fi Al-Bukhari (196 H/810 M-256 H/870 M). Lahir di Bukhara, Uzbekistan, dia adalah ahli hadis termasyhur sepanjang masa. Tetapi, tahukah Anda bahwa ulama yang hafal puluhan ribu hadits beserta detail sanadnya ini pernah mengalami kebutaan sewaktu kecil?
Sang ibunda yang begitu sedih melihat kondisi Bukhari kecil. Beliau tiada henti berdoa untuk memohon kesembuhan putranya. Allah akhirnya mengabulkan doanya.
Pada suatu malam, ibunda Imam Bukhari bermimpi melihat Nabi Ibrahim yang berkata, “Hai Fulanah, sungguh Allah telah mengembalikan penglihatan putramu karena seringnya engkau berdoa.” Pagi harinya, ibunda Imam Bukhari menyaksikan bahwa penglihatan putranya telah kembali normal. Demikianlah do’a yang sungguh-sungguh pasti diqobul Allah.

Demikian pula kisah tentang do’a Nabi Zakaria (91 SM-1 M) sebagaimana dituturkan Al-Qur’an. Dalam usia senja, Nabi Zakaria gelisah karena belum juga dikaruniai keturunan. Kendati demikian, pantang bagi Nabi dan Rasul Allah ke-22 ini patah arang. Siang dan malam dia terus melabuhkan doa kepada Allah supaya memberinya seorang putra sebagai pewaris obor perjuangan.
“Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan telah menyala uban di kepalaku, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Tuhanku. Dan sungguh aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahkanlah aku seorang putra dari sisi Engkau, yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebagian keluarga Ya’qub. Dan jadikan dia, Ya Tuhanku, seorang yang diridai.” (QS Maryam: 4-6).
Allah menjawab do'a. Padahal, usia Nabi Zakaria saat itu sudah mencapai sembilan puluh tahun dengan kondisi istri, Hannah, yang mandul. Tidak ada yang mustahil bagi Allah. Setiap doa yang keluar dari ketulusan nurani dan kebersihan jiwa akan mengubah segala yang tampaknya tidak mungkin menjadi mungkin. Inilah kabar bahagia bagi kaum beriman. Apalagi Allah sendiri telah menegaskan akan mengabulkan setiap doa hamba sepanjang dia mau taat kepada-Nya.

Memahami ayat di atas, tentu tidak alasan bagi kaum beriman untuk enggan berdoa. Jangan sampai ada anggapan bahwa peran doa sangat sedikit dalam pencapaian sebuah keberhasilan. Itulah pola pikir orang yang sombong dan tidak tahu diri. Merasa diri hebat sehingga perlu mengesampingkan campur tangan Allah dalam setiap tarikan gerak dan langkah. Termasuk pola pikir picik juga ketika orang mau berdoa tetapi minus kemantapan bahwa doanya itu akan didengar Sang Maha Penentu Keputusan.

Allah pasti mendengar setiap keluh kesah, sekalipun yang tidak pernah terucap. Tidak ada relung jiwa manusia yang tidak mampu ditembus Allah. Jarak antara Allah dan kita sangat dekat, melebihi urat leher. “Sungguh Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui segala yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (QS Qaf: 16).

Itulah kenapa Islam adalah agama yang sangat kaya do'a. Tiada laku kehidupan Muslim yang tidak dimulai dan dipungkasi dengan doa. Menurut Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, ada dua macam doa: doa ibadah (penghambaan) dan doa masalah (permintaan). Seluruh ibadah dalam rukun Islam hakikatnya adalah doa. Karena, rangkaian gerakan dan ucapan di dalamnya berintikan permohonan rida Allah. Paketnya langsung dari nas. Kita tinggal pakai, tanpa boleh berkreasi. Lain lagi dengan doa masalah, seperti permintaan pengampunan, kebahagiaan, belas kasih, penghidupan, kesuksesan, dan semacamnya. Meskipun bacaan dari Al-Qur’an dan hadis diutamakan, tetapi kita masih boleh berkreasi dengan bahasa sendiri. Terkabulnya doa jenis ini sangat bergantung kualitas doa ibadah kita.
http://arenasahabat.blogspot.com/2013/10/doa-seorang-muslim-pasti-terkabul-kisah.html
Keajaiban Do'a

Masih banyak kisah keajaiban doa yang tidak mungkin dikutip semua di sini. Atau boleh jadi malah sudah Anda alami sendiri. Pastinya, tidak ada makhluk di jagat raya ini yang bisa mengerahkan secuil daya dan upaya sekalipun, tanpa belas kasih dan uluran pertolongan Allah. Tantangan Allah sebagaimana disampaikan kepada kaum kafir Makkah sudah jelas, “Katakanlah, ‘Panggillah mereka yang kalian anggap tuhan selain Allah, niscaya mereka tidak akan memiliki kekuasaan untuk menghilangkan bahaya dari kalian dan tidak pula memindahkannya’.” (QS Al-Isra’: 56).
Alangkah lebih mulia sekiranya kita sanggup merenungkan dan mengamalkan firman Allah berikut.
“Berdoalah kepada Tuhan kalian dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sungguh Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kalian membuat kerusakan di bumi, sesudah Allah memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan harap. Sungguh rahmat Allah itu amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS Al-A’raf: 55-56).
Referensi: Republika

Hikmah Qurban dan Pengorbanan Nabi Ibrahim

Awal mula ritual Qurban dalam syariat umat Islam adalah ketika Nabi Ibrahim diperintah Allah swt untuk menyembelih putra kesayangannya Ismail. Manusiawi bila Nabi Ibrahim ketika itu dalam hatinya menolak perintah tersebut, namun penolakan itu terjadi lantaran kecintaan Nabi Ibrahim kepada Allah swt melebihi kecintaan kepada selainnya.
Hikmah pertama dari awal kisah di atas bahwa kecintaan kepada Allah itu tidak boleh dibandingkan dengan kecintaan kita kepada makhluk. Bahwa kecintaan kepada Allah itu bersifat murni, tidak seperti cinta kita kepada yang kita sayangi di dunia, termasuk harta dan keturunan.
Nabi Ibrahim lolos ujian “kecintaan” dan akhirnya putra tersayang Nabi Ibrahim batal disembelih dan Allah memerintahkan menggantinya dengan seekor domba. Hingga syari’at dalam Islam ada istilah udlhiyah atau juga berarti penyembelihan hewan Qurban seperti domba, sapi atau unta, sebagai salah satu cara membuktikan kita cinta kepada Allah SWT.
Hikmahnya adalah siapapun orang yang mengalami hidup selalu disodori oleh Allah swt berbagai pilihan yang harus ditentukan. Ketika itu seorang muslim menentukan pilihan berdasarkan ridlo Allah swt dan bagi yang lolos ujian tersebut akan mendapat balasan setimpal di dunia dan akhirat kelak.
Setiap tanggal 10 bulan Dzulhijjah umat Islam di seluruh dunia merayakan ‘iedul Qurban atau istilah lain Hari Raya Qurban, merupakan sebuah refleksi atas catatan sejarah perjalanan kebaikan umat manusia pada masa lalu yang dalam hal ini dipelopori oleh Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail.
Dalam konteks ini, mimpi Ibrahim untuk menyembelih anaknya, Ismail, merupakan sebuah ujian Allah, sekaligus perjuangan maha berat seorang Nabi Ibrahim yang diperintah oleh Allah melalui malaikat Jibril untuk mengurbankan anaknya. Peristiwa itu harus dimaknai sebagai pesan simbolik agama, yang menunjukkan ketakwaan, keikhlasan, dan kepasrahan seorang Ibrahim pada titah sang pencipta.
Hampir seluruh ulama sepakat bahwa apa yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim terhadap Ismail adalah bukti penyerahan diri sepenuhnya terhadap perintah Allah SWT. Oleh karenanya ajaran Nabi Ibrahim disebut sebagai ajaran Islâm atau (penyerahan diri). Seorang mufassir modern, Muhamad Ali (1874-1951) memaknai Qurban sebagai tindakan kerendahan hati dan kesabaran dalam penderitaan dan ketakjuban kepada Ilahi. Dalam hal penyembelihan hewan sebagai simbol Qurban.
Sementara intelektual Muslim asal Iran, Ali Syariati, dalam bukunya ‘Hajj’, ibadah ritual Qurban bukan sekadar memiliki makna bagaimana manusia (baca: umat Islam) mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga mendekatkan diri kepada sesama manusia, terutama mereka yang tergolong sebagai kaum dhuafa dan marginal.
Ali Syariati memaknainya sebagai sebuah perumpamaan atas kemusnahan dan kematian ego. BerQurban berarti menahan diri dari, dan berjuang melawan, godaan ego. Qurban atau penyembelihan hewan sebenarnya adalah lambang dari penyembelihan hewan (nafsu hewani) dalam diri manusia.
Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa Ibadah Qurban memiliki pesan bahwa umat Islam diharuskan lebih mendekatkan diri dengan kaum dhuafa (kaum miskin) dan lebih mengutamakan nilai-nilai persaudaraan dan kesetiakawanan sosial.
Pada aspek lain hikmah yang dapat kita petik dengan berqurban hewan, kita dapat mendekatkan diri kepada kaum dhuafa yang kesulitan mendapatkan daging. Ini harus menjadi pelajaran buat kita bahwa bila diberikan kenikmatan, maka kita diwajibkan untuk berbagi kenikmatan dengan orang lain. Ibadah Qurban mengajak mereka yang termasuk dalam golongan dhuafa untuk merasakan kenyang.
Dengan dasar spirit di atas, hari raya iedul qurban atau iedul adha memiliki tiga makna penting yaitu:
  • Pertama, makna ketakwaan manusia atas perintah sang Khalik.
  • Kedua, makna penyerahan diri kepada Allah. Qurban adalah simbol penyerahan diri manusia secara utuh kepada sang pencipta Allah Swt, sekalipun dalam bentuk pengurbanan seorang anak yang sangat kita kasihi.
  • Ketiga, spirit hidup sosial, ibadah qurban sebaiknya kita jadikan sebagai prinsip hidup dalam berbagai sesama umat manusia dalam kehidupan sehari-hari. Tidak sekadar kita implementasikan hanya membeli hewan ternak lalu disembelih dan dagingnya dibagikan kepada kaum dhuafa. lebih dari itu Qurban harus kita jadikan spirit hidup sepanjang masa.
Demikian hikmah syariat qurban dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS, semoga spirit berqurban dapat menjadi prinsip hidup kita semua dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Sabtu, 05 Oktober 2013

Pesan Singkat Nasihat Untuk Sahabat

Postingan kali ini penulis menyusun secara alfabetis dari a sampai z pesan singkat yang berupa nasihat-nasihat untuk sahabat, teman, ataupun siapa yang sahabat cintai.
Sahabat pembaca blog arenasahabat, perlu terlebih dulu ane sampaikan bahwa untuk memberikan perhatian kita kepada sahabat atau orang yang kita sayangi tidaklah harus dengan modal besar, tetapi dengan cara simple seperti memberi kata-kata atau pesan lewat sms, tag di facebook, twitter, atau dengan media lain nya.
Terlebih lagi bagi sahabat yang kamu kasihi itu jauh dari tempat kita, apakah dia sedang belajar atau bekerja di tempat lain, ini sangat wajib dipraktekan. Lakukalah dengan cara memberi pesan singkat setiap hari ke mereka dengan ikhlas, dijamin persahabatan dengan teman atau kerabat akan lebih terjaga.
Salam persahabatan!... Ok inilah dia kumpulan pesan singkat nasihat bagi sahabat:


Ada saatnya kita belajar ikhlas walaupun terkadang itu sulit.

Bahagia adalah ketika kita mencintai apa yang sedang kita kerjakan, dan membuatnya terasa menyenangkan.

Banyak berharap kadang kelak hanya akan menghasilkan luka yang 'dalam' jika harus kehilangannya.

Belajar menghargai, karena setiap orang punya cara tersendiri untuk membahagiakan orang yang dicintainya.

Bersyukur untuk hari ini, bersabar dengan apa yang belum sahabat dapati.

Bila sesuatu tak berjalan sesuai apa yang sahabat harapkan, jadikan itu sebagai sebuah tanggung jawab.

Cinta adalah kejujuran dan kebahagiaan tanpa syarat.

Cinta bukan sekedar kata, melainkan juga pembuktian nyata.

Cinta yang tulus adalah ketika kita selalu mempunyai alasan untuk tetap mempertahankan meski hati pernah disakiti

Cowok yang hebat adalah mereka yang membimbing kekasihnya untuk kearah yang lebihbaik.

Daripada terluka pada orang yang sama. Lebihbaik menunggu, karena orang yang lebih tepat untukmu mugkin telah dipersiapkan olehNya.

Dia yang benar-benar menyayangimu tak akan membiarkan mu sendiri, karena mereka selalu mempunyai cara utk membuatmu bahagia.

Diam bukan berarti lemah, bukan berarti takut. Karena tak ada yang perlu kita takuti selama itu benar.

Diam bukan berarti tak peduli, namun terkadang lebih kepada ingin dimengerti.

Diamnya seseorang tak selalu menjelaskan jika dia marah, kadang hanya ingin di mengerti.

Diri kita jauh lebih berharga dari orang yang menghina kita. Biarkan saja, biar Tuhan yang membalasnya.

Doa adalah obat terbaik sebagai penenang hati.

Doa merupakan kata sayang yang paling tulus.

Hati-hatilah dalam memilih teman, bisa-bisa menjadi lawan!

Jangan buat menjadi rumit jika ada cara yang lebih sederhana dalam menyelesaikannya.

Jangan meninggalkan orang yang sahabat sayang demi orang yang sahabat suka, karena pd akhirnya hanya penyesalan yang kita terima.

Jangan tunda apa yang bisa sahabat lakukan saat itu.

Jika cinta, buktikan saja. Jika tak cinta, lebihbaik jangan memberi sebuah harapan yang bisa melukainya.

Kadang kita merasa capek saat kita harus bersikap seolah tak ada apa-apa diantara kita

Kadang kita tak tau kapan cinta itu datang, namun kita bisa merasakan jika saatnya cinta itu akan pergi.

Kebaikan yang kita lakukan akan senantiasa bermanfaat buat oranglain.

Kecantikan tak selamanya berasal dari penampilan, tapi juga dari hati.

Kekasih yang baik adalah mereka yang bisa memahami apa yang belum sempat dikatakan, dan tak membiarkan dirinya dlm kesepian.

Kesehatan; sesuatu berharga yang kadang lupa untuk kita syukuri.

Lihat keatas untuk memotivasi dirimu, lihat kebawah untuk mengetuk hatimu.

Mata lebih jujur berbicara dibandingkan kata-kata yang terucap lewat mulut.

Meminta maaf itu tidak akan menunjukan kelemahan, tapi justru menunjukan kedewasaan

Menangis bukan berarti lemah, namun terkadang ingin mengeluarkan semua beban yang sudah terlalu lama tertahan

Mendoakanmu adalah cara ku menjagamu dari jauh

Mengeluh hanya menjadikan diri kita jauh dengan Tuhan.

Orang yang pantas sahabat tinggalkan adalah orang yang selalu menyakitimu dalam hal yang sama.

Percaya; segala sesuatu pasti akan indah pada waktunya.

Persahabatan adalah tentang kepedulian hati.

Rindu selalu ada saat kita merasa ada sesuatu yang perlahan mulai hilang.

Sabar itu terkadang emg susah di awal, tapi indah pada akhirnya.

Sahabat adalah keluarga kecil yang mempunyai manfaat besar.

Sahabat selalu bermakna dan berharga.

Sahabat selalu bermakna, apalagi saat bisa berkumpul bersama.

Sahabat yang baik adalah mereka yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.

Sahabat yang baik tau kapan ia harus bertindak, menghampiri dan mendengarkan curahan hatimu.

Tak ada salahnya utk mempertahankan dia yang benar2 menyayangimu daripada dia yang sahabat suka yang belum tentu jangan menyayangimu

Tak usah terlalu sibuk mencari yang sempurna jika yang sederhana bisa membuatmu bahagia.

Wanita adalah makhluk Tuhan yang paling mudah tersentuh hatinya.

Demikian kumpulan pesan singkat untuk sahabat yang telah penulis susun secara berurutan. Semoga persahabatan kita tetap terjalin.

Kumpulan Kata Bijak Motivasi Hidup dan Kesuksesan

Tulisan di bawah ini rangkaian kumpulan kata bijak yang dapat memotivasi hidup anda untuk meraih kesuksesan dalam menjalani hari-hari menyongsong masa depan yang gemilang.
Rangkaian kata-kata bijak terkadang bila dihayati mempengaruhi pola pikir dan merubah perilaku kita ke arah yang positif. Sahabat jangan sampai berdiam diri begitu saja melihat perubahan zaman yang serba cepat ini. Oke sahabat arena mari kita simak kata-kata dan kalimat berikut ini sambil dihayati :

Berusahalah tuk bersabar dengan segala hal. Namun yang terpenting adalah bersabar dengan dirimu sendiri
Bila kita takut menghadapi kematian, lalu mengapa kita berani menyambut kematian dengan penuh dosa
Dalam hidup, jangan pernah melakukan sesuatu yang menyenangkan, tapi kamu tahu pada akhirnya hanya memberimu kesedihan
Dengan selalu berupaya menjadi orang baik dan melakukan yang terbaik, maka kebaikan akan selulu berada disekitarmu
Hal-hal yang paling berharga dalam hidup bukanlah hal-hal yang dapat diperoleh dengan uang
Hidup ini singkat, isilah dengan perbuatan bermanfaat agar hidup pun bermartabat
Hidup yang bermakna adalah saat ucapan anda mencerahkan bukan meresahkan
Jangan hanya memjadi pemimpi, tapi jadilah pribadi yang penuh aksi
Jangan merasa diri paling benar karena setiap pandangan ada kebenarannya masing-masing
Jangan pernah menangis jika kamu kalah, karena kekalahan mengajarkanmu bagaimana cara untuk menang
Jangan tangisi keadaan, tangisilah harapan yang tak kau perjuangkan
Jangan ucapkan kata yang kita sendiri tidak suka mendengarnya
Jika anda saja ragu dengan diri sendiri. Bagaimana orang lain mau percaya?
Jika anda terus-menerus merasakan kegagalan, berarti anda selalu gagal memperbaiki diri anda
Jika hidupmu penuh keburukan, maka kematiannmu akan menjadi musibah
Jika setiap kali kita lapar, kita mencari makanan. Maka setiap anda loyo, maka keluarlah mencari motivasi
Kadang apa yang tak kamu inginkan adalah hal yang terbaik bagimu. Tuhan memiliki perspektif terbaik, Percayalah!
Kalau Anda ingin mengalami kehidupan yang bahagia, ikatlah kehidupan itu kepada suatu sasaran, bukan kepada orang / benda
Kata-kata buruk ibarat paku yang ditancap di pohon, walau sudah dicabut bekas itu tidak pernah pupus
Kematian adalah sesuatu yang indah bagi orang-orang yang mempersiapkan diri
Kenapa kita selalu gagal. Karena kita belum melakukan sesuai yang di inginkan oleh kesuksesan
Kesuksesan adalah hanya milik orang-orang yang berusaha
Kesuksesan sejati adalah kesuksesan yang juga mensukseskan orang lain
Kesuksesan sejati adalah perjuangan dengan sepenuh hati
Kualitas seseorang dinilai dari apa yang dilakukan setelah diucapkan
Kualitas seseorang ditentukan oleh pikiran, ucapan dan perbuatannya
Orang mulia tidak dinilai dari kepandaiannya. Tetapi dari apa yang dilakukan dengan kepandaiannya itu
Orang yang penuh kebencian tidak mungkin mendapatkan kesuksesan hidup kini maupun nanti
Orang yang suka mengenang masa lalu terlalu lama tidak akan bisa hidup dimasa kini
Setetes kebencian dlm hati, akan membuahkan penderitaan. Tapi setetes cinta dalam relung hati, akan membuahkan kebahagiaan
Setiap kenangan senantiasa diwarnai situasi masa kini, dan karenanya merupakan titik pandang yang menipu
Tak perlu kesempurnaan utk bisa berbahagia. Karena bahagia sesungguhnya adalah ketika kamu melihat apapun secara sempurna
Untuk menjadi sukses, cukup mencohto perbuatan orang sukses

Demikian kumpulan kata bijak motivasi ini semoga menjadi renungan dan sahabat bisa menghayatinya sepenuh hati, dan diharapkan bermanfaat bagi pembaca.

Kamis, 03 Oktober 2013

Hikmah dan Keutamaan ilmu dan orang yang berilmu

Ilmu berasal dari bahasa Arab yang berarti pengetahuan, pengalaman atau pemahaman yang dapat merubah perilaku seseorang. Para ahli membagi ilmu ini menjadi banyak disiplin ilmu, dari semuanya secara garis besar dibagi dua kategori; ilmu umum dan ilmu agama. Tetapi, harus kita yakini bahwa semua ilmu itu berasal dari Allah SWT, seseorang tidak boleh membeda-bedakan atau memilah-milah kan hikmah dan keutamaan ilmu tertentu.

Semua disiplin ilmu yang dikategorikan para ahli dalam pandangan Islam memiliki hikmah dan keutamaan bagi para pencarinya. Diantara hikmah dan keutamaan ilmu adalah sebagai berikut:

Pertama, orang yang berilmu akan ditingikan derajatnya. Sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Mujadilah ayat 11.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Kedua, orang yang berilmu akan terlihat berbeda sikap juga perbuatannya, dan akan disegani karena ilmunya tersebut. Firman Allah SWT dalam QS. Azzumar ayat 9:
قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ
Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.
Ketiga, Orang yang tidak memperbaharui hari-harinya dengan ilmu maka dia tidak akan mendapat barokah dari Allah SWT.

Apabila datang atasku pergantian hari, sedang pada hari itu aku tidak menambah ilmu yang mendekatkan aku kepada Allah, maka aku tidak akan diberkahi pada hari itu. (HR. Thabrani)

Rabu, 02 Oktober 2013

Sa'ad bin Abi Waqash Kisah Ksatria Pemberani

Pada postingan di bawah ini mari kita simak bagaimana kisah sahabat nabi yang bernama Sa’ad bin Abi Waqash yang terkenal sebagai panglima perang, ksatria paling berani, bergelar Singa yang menyembunyikan kukunya.

Pada masa setelah Nabi SAW wafat, yaitu zaman khulafaurrasyidin sejumlah 400 kaum muslim syahid dalam satu hari digempur tentara Persia. Peperangan ini terjadi karena penghianatan orang-orang Irak terhadap pasukan Muslimin yang memaksa Amirul Mu'minin Umar Ibnu Khattab memutuskan berangkat sendiri memimpin pasukan di Qadisiyah.
Amirul Mu'minin menunjuk Ali bin Abi Thalib sebagai wakil pemimpin di Madinah. Belum lama berjalan, sebagian anggota rombongan yang diprakarsai Abdurrahman bin Auf mengusulkan agar Amirul Mu'minin kembali ke Madinah. Terlalu beresiko bagi pemimpin umat Islam berangkat ke medan perang sementara kondisi kaum Muslimin memerlukan banyak arahan. Akhirnya dikumpulkan sahabat utama dan Amirul Mu'minin bermusyawarah. Amirul Mukminin pun bersepakat untuk kembali ke Madinah. Umar kemudian menanyakan siapa kiranya yang akan berangkat ke Qadisiya dan memimpin pasukan?
Tiba-tiba Abdurrahman bin Auf berseru "Saya telah menemukannya..!" 'Siapa dia?" tanya Umar. "Dialah Singa yang menyembunyikan kukunya, Sa'ad bin Malik az-Zahuri!". Saad bin Abi Waqash, demikian ia biasa disapa, memimpin pasukan Muslimin yang dipimpinnya. Tak lama berselang, perjalanan mereka terhadang sungai Tigris yang belum banyak dikenal oleh kaum Muslimin. Bukan mundur dalam jihad, Sa'ad bin Abi Waqash memerintahkan pasukannya untuk menyeberangi sungai.
Berkatalah ia kepada pasukan, "Bacalah Hasbunallahu wa ni'mal wakiil." kemudian dikerahkan kudanya menerjuni sungai yang diikuti orang-orang setelahnya. Maka berduyunlah pasukan Muslim menyeberangi sungai. Ketika ada salah seorang prajurit menjatuhkan air minumnya, maka dilandasi semangat fastabiqul khairat, pasukan muslimin berebut mencarikan tempat air itu, dan gentarlah pasukan musuh melihat pemandangan ini.
Salman al-Farisi yang berada dalam pasukan Sa'ad bin Abi Waqash pun takjub dan berkata "Agama Islam masih baru, tetapi lautan telah dapat mereka taklukkan, sebagai halnya daratan telah mereka kuasai. Demi Allah yang nyawa Salman berada di Tangan-Nya, pastilah mereka akan dapat keluar dengan selamat dengan berbondong-bondong sebagaimana mereka memasukinya berbondong-bondong." Dan benarlah perkataan Salman. Mereka pun mengalahkan pasukan Persia dengan gemilang.
Sa'ad bin Abi Waqash dalam sejarah tercatat sebagai salah seorang sahabat Nabi SAW yang dijamin surga. Sa'ad bin Abi Waqash telah masuk Islam sejak berumur 17 tahun dan dia pernah berkata : "Pada suatu saat saya mendapat kesempatan termasuk tiga orang pertama yang masuk Islam."  Sa'ad bin Abi Waqash memiliki banyak keutamaan dalam pandangan Rasulullah SAW. Pernah suatu kali disambut Rasulullah SAW dengan gembira dan sambil membangga-banggakan Sa'ad bin Abi Waqash, sabdanya: "Ini dia pamanku...! Siapa orang yang punya paman seperti pamanku ini?" itulah Sa'ad bin Abi Waqash, kakeknya ialah Uhaib putra dari manaf yang menjadi paman dari Aminah, Ibunda Rasulullah SAW.
Selain itu Sa'ad bin Abi Waqash adalah orang yang pertama kali melepas anak panah dalam Islam dan juga mula-mula terkena anak panah. Sa'ad bin Abi Waqash juga mendapat keutamaan sebagai satu-satunya orang yang dijamin oleh Rasulullah dengan jaminan kedua orang tua beliau.
Bersabdalah Rasulullah SAW di perang Uhud:"Panahlah hai Sa'ad! Ibu bapakku menjadi jaminan bagimu...!"Ali bin Abi Thalib juga mengatakan:"Tidak pernah saya dengar Rasulullah menyediakan ibu bapakknya sebagai jaminan seseorang kecuali untuk Sa'ad bin Abi Waqash!"
Sa'ad bin Abi Waqash adalah seorang ksatria Muslim yang paling berani. Ia mempunya dua kekuatan yang sangat ampuh: panah dan doanya. Jika ia memanah maka pasti tepat sasaran, jika ia berdoa maka akan dikabulkan-Nya.
Hal ini tak lepas dari doa Rasulullah untuk Sa'ad bin Abi Waqash. Suatu hari Rasulullah menyaksikan dari Sa'ad bin Abi Waqash sesuatu yang menyenangkan dan berkenan mendoakan Sa'ad bin Abi Waqash. Hingga Rasulullah SAW mendoakannya: "Ya Allah, tepatkanlah bidikan panahnya dan kabulkanlah doanya..!"
Demikian menjadi masyhur bahwa doanya makbul. Suatu hari, ketika fitnah di zaman Ali sebagai khalifah datang, Sa'ad bin Abi Waqash mendengar seorang laki-laki memaki Ali, Thalhah dan Zubair. Ketika dilarangnya, orang itu justru menolak.
Maka Sa'ad bin Abi Waqash berkata : "Kalau begitu akan saya doakan kamu kepada Allah." Laki-laki itu berkata "Rupanya kamu hendak menakutiku, seolah-olah kamu seorang Nabi."
Maka Sa'ad bin Abi Waqash pun pergi wudhu dan melakukan shalat dua rakaat kemudian berdoa: "Ya Allah, kiranya menurut ilmu-Mu, laki-laki ini telah memaki segolongan orang yang telah peroleh kebaikan-Mu dan tindakan mereka mengundang amarah murka-Mu, maka mohon lah dijadikan hal ini sebagai pertanda dan pelajaran.."
Tidak lama kemudian, tiba-tiba dari salah satu pekarangan rumah muncul seekor unta liar dan menabrak laki-laki tadi hingga meninggal.
Demikian kisah Sahabat Nabi Sa’ad bin Abi Waqash, semoga menjadi pelajaran bagi sahabat arena dalam menjalankan kehidupan di dunia sebagai pemimpin dalam segala urusan. Semoga bermanfaat.
Sumber: Republika

Selasa, 01 Oktober 2013

Kata kata motivasi AMPUH pengobat sakit hati


Benarkah tak ada obat instan untuk mengobati perasaan sakit hati yang mendalam ketika hati kita dilanda patah hati?.mari kita bahas. Memang saat-saat patah hati merupakan keadaan yang sulit terasa, semua emosi kita bercampur aduk menjadi satu, marah, sedih, benci, dendam, bingung, kecewa dan begitu banyak pertanyaan-pertanyaan aneh dalam otak kita yang terus menyerbu, menyerang akal sehat